EMFISEMA SUBKUTIS ADALAH PDF

Udara dapat dari luar,dari parumenembus pleura visceralis dan parietalis masuk ke subkutis atau udara dari paru kemediastinum dan ke subkutis tanpa ada kerusakan pleura. Harus diingat bahwa pnumothorax sering disertai emfisema subkutan, dan emfisemaseringkali disertai pneumothorax. Bila ada emfisema subkutan adanya pneumothoraxsukar dicari baik secara fisik maupun radiologik. Oleh karena itu, bila ada emfisemasubkutan harus dengan sengaja dicari adanya pneumothorax. Biasanya tempat yang baik untuk melihat adanya pneumothorax yang paling baik adalah di pinggir dinding dadayang dibatasi oleh segi empat yang dibentuk oleh iga-igaBila ada emfisema subkutan tidak perlu tindakan pembedahan,tetapi perlu pasien ataukeluarganya diberitahu kemungkinan akan menyebabkan muka menjadi bengkak, danagak lama menghilang. Emfisema subkutan perlu tidakan bila emfisema sifatnya progresif atau adanya tanda-tanda penekanan pembuluh darah balik dada ke atas.

Author:Malasar Kazikus
Country:Bolivia
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):21 December 2013
Pages:267
PDF File Size:9.63 Mb
ePub File Size:6.38 Mb
ISBN:593-9-66009-636-2
Downloads:64415
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Goltigar



Udara dapat dari luar,dari parumenembus pleura visceralis dan parietalis masuk ke subkutis atau udara dari paru kemediastinum dan ke subkutis tanpa ada kerusakan pleura. Harus diingat bahwa pnumothorax sering disertai emfisema subkutan, dan emfisemaseringkali disertai pneumothorax.

Bila ada emfisema subkutan adanya pneumothoraxsukar dicari baik secara fisik maupun radiologik. Oleh karena itu, bila ada emfisemasubkutan harus dengan sengaja dicari adanya pneumothorax. Biasanya tempat yang baik untuk melihat adanya pneumothorax yang paling baik adalah di pinggir dinding dadayang dibatasi oleh segi empat yang dibentuk oleh iga-igaBila ada emfisema subkutan tidak perlu tindakan pembedahan,tetapi perlu pasien ataukeluarganya diberitahu kemungkinan akan menyebabkan muka menjadi bengkak, danagak lama menghilang.

Emfisema subkutan perlu tidakan bila emfisema sifatnya progresif atau adanya tanda-tanda penekanan pembuluh darah balik dada ke atas. Progresif biasanya karena adanya kerusakan bronchus atau trachea, suatu keadaan ygmemerlukan tindakan pembedahan segera untuk repair kerusakan yang terjadi,olehkarena itu dicari penyebab bila progresif.

Penekanan pembuluh darah balik karena udaramasuk ke rongga perikardium atau di sarung pembuluh darah di leher sehinggamenghambat darah yang kembali ke jantung, suatu keadaan yang sama seperti padatamponade jantung.

Keadaan ini dapat dibebaskan dengan mediastinomi dan membukasarung pembuluh darah. Tanda dan gejalaGelembung uadara di jaringan subcutan, berupa nodul yang mobil yang dapat denganmudah digerakkan.

Tanda dan gejala dari emfisema subkutan bevariasi bergantung pada penyebabnya, tapi terkadang disertai dengan pembekakan leher,nyeri dada,kesulitanmenelan, wheezing dan kesulitan bernafas.

Dari foto thorax bisa diketahui adanya udaradi cavum mediastinum. Pada kasus-kasus tertentu, emfisema subkutan dapat dideteksidengan meraba kulit di daerah tersebut. Pada perabaan tersebut akan terasa seperti kertastisu. Saat diraba gelembung tersebut dapat berpindah dan terkadang menimbulkan suara.

Emfisema subkutan biasanya disertai pembengkakan jaringan di sekitarnya. Begitu puladengan wajah pasien. Oleh karena penekanan akibat pembengkakan tersebut,suara pasiendapat berubah. EtiologiEmfisema subkutis disebabkan oleh trauma tumpul maupun trauma tajam pada dindingthorax. Ketika lapisan pleura berlubang akibat trauma tajam, udara dapat berpindah dari paru-paru menuju otot dan jaringan subkutan pada dinding dada.

Ketikan terjadi ruptur pada alveoli,misalkan pada laserasi jaringan paru, udara dapat berpindah sepanjang pleura visceralis menuju hilum paru-paru, kemudian menuju trachea, leher dan dindingdada. Hal tersebut di atas bisa pula terjadi pada fraktur costae yang melukai jaringan paru. Sebab fraktur costa dapat merobek pleura parietalis yang bisa menyebabkan udara berpindah dari paru ke jaringan subkutis dinding dada. TatalaksanaEmfisema subkutis tidak memerlukan terapi khusus. Tindakan dilakukan apabila jumlahudara dalam jaringan subkutis sangat banyak dan mempengaruhi pernafasan pasien.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memasang chest tube dan memastikan chest tubetersebut berfungsi baik bila penyebabnya dalah pneumothorax. Pemasangan kateter atau insisi kecil pada kulit dapat membantu mengeluarkan udara dari jaringan subkutan.

DAIKIN FTXS 25 G PDF

emfisema subkutis

Sejarah[ sunting sunting sumber ] Secara harfiah emfisema berarti kembung, karenanya diasosiasikan dengan kembung karena terisi udara. Istilah emfisema ini pertama kali digunakan oleh Hippokrates. Hippokrates memakai istilah ini untuk menggambarkan penumpukan udara di dalam jaringan. Kasus yang dihadapi oleh Boerhaave adalah ruptur spontan kerongkongan karena adanya udara di bawah kulit. Tanda dan gejalanya dapat diamati dengan inspeksi , palpasi , maupun auskultasi serta dari keluhan yang diperoleh dengan menganamnesis pasien. Dari inspeksi dapat terlihat pembengkakan dan atau kemerahan di daerah emfisema. Jika kebocoran udaranya sangat banyak, bisa sampai menyebabkan bengkak ke daerah wajah dan kelopak mata tidak dapat dibuka.

DAN ABNETT EISENHORN PDF

pulmo-emfisiema subkutis

Keadaan ini tidak mematikan dan biasanya dapat sembuh sendiri, sehingga tidak membutuhkan pengobatan secara spesifik,1 meskipun tidak berbahaya keadaan ini menyebabkan tingginya angka morbiditas dan lamanya masa perawatan pasien di rumah sakit. Hal ini menimbulkan rasa cemas dan menurunkan tingkat kepercayaan pasien dan keluarga pasien terhadap dokter mereka. Dengan mengetahui tanda-tanda dan tatalaksasna dari emfisiema subkutis, maka kita sebagai tenaga medis dapat dengan cepat dan akurat dalam memberikan pertolongan sehingga dapat mengurangi ketidaknyamanan serta menyelamatkan jiwa pasien. Subkutis merupakan suatu lapisan kulit setelah dermis, sehingga definisi emfisiema subkutis adalah emfisiema intertisial yang ditandai dengan adanya udara dalam jaringan subkutan, biasanya disebabkan oleh cedera intratoraks, dan pada kebanyakan kasus disertai dengan pneumothoraks dan pneumomediastinum, disebut juga pneumoderma. Hal ini disebabkan karena terdapatnya sekumpulan udara di dalam rongga subkutan pada dinding dada yang menjalar ke jaringan lunak di wajah, leher, dada atas, dan bahu.

LIBROSWEB XHTML PDF

Emfisema subkutan

Definisi menurut para ahli yaitu : 1. The American Thorack society Emfisema adalah suatu perubahan anatomis paru yang ditandai dengan melebarnya secara abnormal saluran udara bagian distal bronkus terminal, yang disertai kerusakan dinding alveolus. Empisema disebut juga dalam penyakit paru obstruktif kronis paru mengacu pada paru-paru , karena kerusakan jaringan paru sekitar kantung kecil yang disebut alveoli, membuat udara kantung ini tidak dapat menahan bentuk fungsional mereka pada pernafasan. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan oksigen yang diperlukan. Emfisema disebabkan karena hilangnya elastisitas alveolus. Alveolus sendiri adalah gelembung-gelembung yang terdapat dalam paru-paru.

Related Articles