GASTRITIS EROSIF ADALAH PDF

Gastritis lebih rentan terjadi pada orang-orang yang kerap atau secara rutin menggunakan obat pereda nyeri sekaligus memiliki kebiasaan merokok. Tidak hanya kanker perut atau lambung, gastritis berpotensi pula mengembangkan tukak lambung. Antasida yang biasanya diberikan sebagai obat hanya dapat meredakan gejala gastritis dan bukan menyembuhkan, namun obat ini tidaklah berbahaya. Merokok dapat memicu gastritis karena nikotin dan zat berbahaya lain di dalam rokok akan menghasilkan asam hidroklorik di dalam lambung.

Author:Gardakree Akinojinn
Country:India
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):10 November 2018
Pages:55
PDF File Size:14.50 Mb
ePub File Size:12.89 Mb
ISBN:442-5-19946-950-5
Downloads:69310
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Voran



Pada lapisan lambung terdapat kelenjar yang fungsinya untuk menghasilkan asam lambung dan juga enzim pencernaan. Lapisan lambung dilindungi oleh lendir yang tebal sehingga tidak terjadi iritasi pada lapisan tersebut. Saat lendir tersebut hilang, iritasi bisa terjadi pada lambung.

Gastritis dibagi menjadi dua, berdasarkan jangka waktu perkembangan gejalanya. Yang pertama adalah gastritis akut berkembang secara cepat dan tiba-tiba dan yang kedua adalah kronis perkembangannya secara perlahan. Istilah gastritis juga dikenal sebagai iritasi lambung atau radang lambung yang bisa muncul secara tiba-tiba dan dalam waktu yang relatif lama. Meskipun gejala gastritis mirip maag, tetapi gastritis berbeda dengan penyakit tersebut.

Gastritis terbagi menjadi akut dan kronis. Dalam kondisi gastritis akut, iritasi akan muncul tiba-tiba. Umumnya, akan muncul nyeri ulu hati yang parah walau hanya sementara sebagai gejala yang ditimbulkan.

Pada gastritis kronis, iritasi di lambung berlangsung lambat tetapi akan terjadi dalam kurun waktu yang relatif lebih lama. Nyeri yang disebabkan dari iritasi lambung yang kronis ini tidak separah dibandingkan dengan gastritis akut tetapi akan terjadi pada waktu yang lama. Iritasi ini dapat mengubah struktur lapisan lambung dan mempunyai risiko menjadi kanker. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gastritis erosif, atau terjadinya pengikisan lambung.

Pengikisan tersebut bisa menyebabkan luka dan pendarahan pada lambung. Meskipun kondisi tersebut terbilang jauh lebih jarang dibandingkan dengan gastritis erosif. Faktor Risiko Gastritis Penyakit gastritis memiliki beberapa faktor risiko yang meningkatkan peluang seseorang untuk mengalaminya. Berikut ini adalah faktor risiko gastritis, antara lain: Konsumsi makanan dengan kadar pengawet dan garam yang tinggi berlebihan. Konsumsi makanan berlemak dan berminyak berlebihan.

Konsumsi makanan asam dan pedas berlebihan Konsumsi alkohol berlebihan dan dalam jangka panjang. Kondisi medis tertentu yang bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun.

Penggunaan narkoba dan zat-zat berbahaya lainnya.

ENTEROBACTERIAS FERMENTADORAS DE LACTOSA PDF

Gastritis adalah

Pada lapisan lambung terdapat kelenjar yang fungsinya untuk menghasilkan asam lambung dan juga enzim pencernaan. Lapisan lambung dilindungi oleh lendir yang tebal sehingga tidak terjadi iritasi pada lapisan tersebut. Saat lendir tersebut hilang, iritasi bisa terjadi pada lambung. Gastritis dibagi menjadi dua, berdasarkan jangka waktu perkembangan gejalanya. Yang pertama adalah gastritis akut berkembang secara cepat dan tiba-tiba dan yang kedua adalah kronis perkembangannya secara perlahan. Istilah gastritis juga dikenal sebagai iritasi lambung atau radang lambung yang bisa muncul secara tiba-tiba dan dalam waktu yang relatif lama. Meskipun gejala gastritis mirip maag, tetapi gastritis berbeda dengan penyakit tersebut.

ENCYKLIKA ECCLESIA DE EUCHARISTIA PDF

Gastritis – Penyebab – Gejala dan Pengobatan

Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung. Tetapi lapisan lambung dapat mengalami iritasi dan peradangan karena beberapa penyebab: 1. Gastritis bakterialis biasanya merupakan akibat dari infeksi oleh Helicobacter pylori bakteri yang tumbuh di dalam sel penghasil lendir di lapisan lambung. Tidak ada bakteri lainnya yang dalam keadaan normal tumbuh di dalam lambung yang bersifat asam, tetapi jika lambung tidak menghasilkan asam, berbagai bakteri bisa tumbuh di lambung. Bakteri ini bisa menyebabkan gastritis menetap atau gastritis sementara. Gastritis karena stres akut, merupakan jenis gastritis yang paling berat, yang disebabkan oleh penyakit berat atau trauma cedera yang terjadi secara tiba-tiba. Cederanya sendiri mungkin tidak mengenai lambung, seperti yang terjadi pada luka bakar yang luas atau cedera yang menyebabkan perdarahan hebat.

DICIENDO MENTIRAS PAUL EKMAN PDF

Erosive Gastritis( Erosi Dinding Perut) Penyebab, Gejala, Pengobatan

Gastritis adalah kondisi yang terkenal dan umum dimana dinding perut meradang. Hal ini dapat diklasifikasikan secara luas sebagai erosif atau tidak erosi. Ini terlihat sebagai luka terbuka bisul atau erosi. Hal ini sering dianggap sebagai jenis gastritis yang lebih serius karena ada potensi pendarahan yang signifikan dari lokasi yang terkikis atau ulserasi. Gastritis eosif bisa bersifat akut atau kronis. Erosive Gastritis dan Dinding Lambung Proses penyakit pada gastritis erosif tidak berbeda nyata dengan gastritis non-erosif. Pertama, penting untuk memahami bagaimana perut mampu menahan banyak penghinaan yang dihadapinya dalam sehari, terutama dari cairan perut yang sangat asam.

Related Articles