KOSET DAN TEOREMA LAGRANGE PDF

Maka B1, dinamakan himpunan yang dibangkitkan langsung Oleh B. Misalkan G sebuah kode blok. Yang menjadi masalah lafrange memperoleh prosedur yang Matematika diskrit VII Bab VII Pengantar Teori Grup efisien untuk menghitung perpangkatan xn bagi koswt x tertentu dan suatu bilangan bulat positif n. Ukuran himpunan A dinamakan ordo grup tersebut. Sifat-sifat Subgrup Kerja Mahasiswa: Berikut ini akan di tunjukan bahwa jarak himpunan G sama dengan bobot minimum kata-kata bukan-nol yang ada di dalam G, karena ini akan lebih mudah untuk menghitung jarak suatu kode grup sebab tidak lagi perlu menghitung jarak antara semua kemungkinan pasangan kata-kata yang berbeda di dalam G.

Author:Nem Tojat
Country:Nicaragua
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):11 September 2019
Pages:243
PDF File Size:7.11 Mb
ePub File Size:9.70 Mb
ISBN:408-2-70473-666-7
Downloads:86110
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Akinobei



Ucapan terima kasih tidak lupa kami sampaikan kepada dosen pengampu mata kuliah ini yang telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini. Dan juga kepada rekan-rekan dan orangtua yang telah banyak membantu baik materil maupun spirit. Dalam makalah ini tentunya banyak terdapat kesalahan baik dalam pengetikan maupun informasi yang diberikan maka kritik dan saran yang mendukung untuk perbaikan makalah ini sangat kami harapkan dari pembaca sekalian. Dan kami berharap makalah ini dapat berguna bagi para pembaca untuk memperoleh informasi mengenai Koset dan Teorema Lagrange.

Koset Suatu jenis kompleks dari suatu grup disebut koset dari suatu subgrup dalam grupnya. Definisi 8. Ini berarti H merupakan suatu koset kanan atau koset kiri dari H.

Ini berarti aH maupun Ha memuat sekurang-kurangnya satu elemen. Dengan kata lain, tak ada koset kiri atau koset kanan yang merupakan himpunan kosong.

Apabila G suatu grup abelian, maka mudah dimengerti bahwa setiap koset kiri dari suatu subgrup merupakan koset kanan dari subgrup itu. Contoh 8. Koset kanan-koset kanan dari Mdalam B inipun membentuk suatu partisi dalam B. Pada contoh-contoh diatas, apabila suatu elemen diambil dari subgrup, maka koset kanan atau koset kiri dari subgrup untuk elemen itu sama dengan subgrup itu pula. Hal ini dinyatakan dalam teorema berikut ini.

Teorema 8. Perhatikan lagi tiga contoh 8. Jika suatu elemen merupakan anggota dari suatu koset kanan, maka koset kanan untuk elemen tersebut sama dengan koset kanan itu sendiri.

Hal ini dinyatakan sebagai teorema berikut ini. Dalam teori Bilangan relasi kekongruenan itu telah dibuktikan merupakan relasi ekuivalen sehingga mengakibatkan terbentuknya partisi himpunan dalam bilangan bulat B. Dengan definisi 8. Jadi relasi ini memenuhi sifat refleksif. Jadi relasi ini memenuhi sifat simetrik.

Karena memenuhi tiga sifat tersebut, maka relasi kongruen mod H dalam G merupakan relasi ekuivalen. Akibatnya terbentuk partisi dalam grup G, yang setiap himpunan bagian dari G oleh partisi itu merupakan kelas ekuivalensi. Selanjutnya kita akan menunjukan bahwa kelas ekuivalen [a], yaitu himpunan elemen — elemen G yang kongruen modulo H dengan a, sama dengan koset kanan dari H untuk a, yaitu Ha.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa koset kanan — koset kanan dari H dalam grup G membentuk suatu partisi dalam G. Berarti gabungan dari semua koset kanan dari H sama dengan G dan irisan dari setiap dua koset kanan sama dengan himpinan kosong. Selanjutnya, kita akan menunjukan bahwa ada korespondensi satu — satu antara dua koset kanan sembarang.

Ha dan Hb adalah dua koset kanan dari H dalam G. Ini berarti f suatu pemetaan onto. Jadi f suatu korespondensi satu-satu. Hal ini mengarahkan kita pada teorema berikut ini. Bukti : Karena H subgrup dari grup berhingga G, maka H suatu himpunan berhingga pula, karena G berhingga, maka banyaknya koset kanan dari H berhingga pula, misalkan k, katakan koset kanan- koset kanan dari H tersebut adalah Ha1, Ha2, Ha3, Latihan: 1.

Jawaban : 1. Related Papers.

LPF WATTMETER PDF

Struk Al 1.

Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melakukan perhitungan-perhitungan, seperti operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perkalian matriks, penjumlahan matriks, dan sebagainya. Operasi-operasi tersebut dilakukan dalam suatu himpunan, seperti himpunan semua bilangan bulat, himpunan semua bilangan real, himpunan semua matriks 2x2 atas bilangan real, dan sebagainya. Teori grup dan ring merupakan konsep yang memegang peranan penting dalam struktur aljabar karena dapat membentuk suatu konsep baru yang disebut modul. Namun, sekarang ini masih banyak yang belum memahami koset secara sepenuhnya termasuk dalam meninjau dari berbagai aspek, sehingga kaitan antara Defenisi, Teorema, dan penggunaannya dalam menyelesaikan masalah belum nampak jelas.

FT100D MANUAL PDF

KOSET DAN TEOREMA LAGRANGE PDF

Latar Belakang Struktur Aljabar merupakan suatu himpunan tidak kosong yang dilengkapi dengan aksioma dan suatu operasi biner. Teori grup dan ring merupakan konsep yang memegang peranan penting dalam struktur aljabar karena dapat membentuk suatu konsep baru yang disebut modul. Namun, sekarang ini masih banyak yang belum memahami koset secara sepenuhnya termasuk dalam meninjau dari berbagai aspek, sehingga kaitan antara Defenisi, Teorema, dan penggunaannya dalam menyelesaikan masalah belum nampak jelas. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari makalah ini sebagai berikut.

Related Articles