LAPORAN PENDAHULUAN CA MAMMAE PDF

Kanker bisa tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara Wijaya, Kanker payudara adalah sekelompok sel tidak normal pada payudara yang terus tumbuh berupa ganda. Pada akhirnya sel-sel ini menjadi bentuk benjolan di payudara. Jika benjolan kanker tidak terkontrol, sel-sel kanker bias bermestastase pada bagian-bagian tubuh lain.

Author:Goran Nilar
Country:Azerbaijan
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):4 February 2004
Pages:237
PDF File Size:20.80 Mb
ePub File Size:9.37 Mb
ISBN:562-8-36838-697-3
Downloads:32774
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yozshuran



T4: tumor sembarang ukuran degan arah perluasan ke dinding dada dan kulit. Nodus limfe regional N N0: tidak ada metastasis nodus limfe regional N1: melatastase ke nodus limfe aksilaris ipsilateral S yang dapat digerakkan N2: melatastase ke nodus limfe aksilaris ipsilateral S terfiksasi pada satu sama lain atau pada struktur lainnya.

N3: melatastasis ke nodus limfe mamaria internal ipsilateral Metastase jauh M M0: tidak ada melatastase yang jauh. M1: melatastasis jauh termasuk metastasis ke nodus limfe supakalvikular ipsilateral.

Stadium Stadium 0 : kanker insitu dimana sel-sel kanker berada pada tempatnya didalam payudara yang normal Stadium I : tumor dengan garis tengah kurang dari 2 cm dan belum menyebar keluar payudara Stadium IIa : tumor dengan garis tengah cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak.

Stadium IIb : tumor dengan garis tengah lebih besar dari 5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak. Stadium IIIa : tumor dengan garis tengah kurang dari 5 cm dan menyebar ke kelenjar getah bening ketiak disertai perlekatan satu sama lain. Stadium IIIb : tumor telah menyusup keluar payudara, yaitu ke dalam kulit payudara atau dinding dada. Stadium IV : tumor telah menyebar keluar daerah payudara dan dinding dada.

Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan dengan sinar X pada payudara. Pemeriksaan biopsi. Mengangkat jaringan kelenjar susu sedikit. Ultra sonound. Untuk membedakan antara kista dan tumor. Scan tulang, CT Scan, menghitung ubtausi alkali fos ftase fungsi hati, biopsi hati dapat digunakan sebagai deteksi penyebar kanker buah dada.

Tes hurmanal receptor assay. Dipergunakan untuk mengetahui apakah tumor tergantung pada estrogen atau progesteron. Penatalaksanaan 1. Pembedahan a. Mastectomy radikal yang dimodifikasi Pengangkatan payudara sepanjang nodu limfe axila sampai otot pectoralis mayor. Lapisan otot pectoralis mayor tidak diangkat namun otot pectoralis minor bisa jadi diangkat atau tidak diangkat. Mastectomy total Semua jaringan payudara termasuk puting dan areola dan lapisan otot pectoralis mayor diangkat.

Nodus axila tidak disayat dan lapisan otot dinding dada tidak diangkat. Exsisi dilakukan dengan sedikitnya 3 cm jaringan payudara normal yang berada di sekitar tumor tersebut. Exisisi tumor dengan 12 tepi dari jaringan payudara normal. Pengangkatan dan payudara dengan kulit yang ada dan lapisan otot pectoralis mayor. Radiotherapy Biasanya merupakan kombinasi dari terapi lainnya tapi tidak jarang pula merupakan therapi tunggal.

Adapun efek samping: kerusakan kulit di sekitarnya, kelelahan, nyeri karena inflamasi pada nervus atau otot pectoralis, radang tenggorokan.

Chemotherapy Pemberian obat-obatan anti kanker yang sudah menyebar dalam aliran darah. Efek samping: lelah, mual, muntah, hilang nafsu makan, kerontokan membuat, mudah terserang penyakit.

Manipulasi hormonal. Biasanya dengan obat golongan tamoxifen untuk kanker yang sudah bermetastase. Dapat juga dengan dilakukan bilateral oophorectomy. Dapat juga digabung dengan therapi endokrin lainnya. Komplikasi Metastase ke jaringan sekitar melalui saluran limfe limfogen ke paru,pleura, tulang dan hati.

Selain itu Komplikasi Ca Mammae yaitu: metastase ke jaringan sekitar melalui saluran limfe dan pembuluh darahkapiler penyebaran limfogen dan hematogen0, penyebarab hematogen dan limfogen dapat mengenai hati, paru, tulang, sum-sum tulang ,otak ,syaraf.

LOS CINCO SENTIDOS DEL PERIODISTA KAPUSCINSKI PDF

LAPORAN PENDAHULUAN CA MAMMAE PDF

T4: tumor sembarang ukuran degan arah perluasan ke dinding dada dan kulit. Nodus limfe regional N N0: tidak ada metastasis nodus limfe regional N1: melatastase ke nodus limfe aksilaris ipsilateral S yang dapat digerakkan N2: melatastase ke nodus limfe aksilaris ipsilateral S terfiksasi pada satu sama lain atau pada struktur lainnya. N3: melatastasis ke nodus limfe mamaria internal ipsilateral Metastase jauh M M0: tidak ada melatastase yang jauh. M1: melatastasis jauh termasuk metastasis ke nodus limfe supakalvikular ipsilateral. Stadium Stadium 0 : kanker insitu dimana sel-sel kanker berada pada tempatnya didalam payudara yang normal Stadium I : tumor dengan garis tengah kurang dari 2 cm dan belum menyebar keluar payudara Stadium IIa : tumor dengan garis tengah cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak. Stadium IIb : tumor dengan garis tengah lebih besar dari 5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak.

HISTORIA MUNDIAL CONTEMPORANEA PREPA ABIERTA PDF

LAPORAN PENDAHULUAN CA MAMMAE (CARSINOMA MAMMAE)/ KANKER PAYUDARA

Pengertian Ca Mammae adalah pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi ganas. Ca mammae adalah sekelompok sel tidak normal pada payudara yang terus tumbuh berupa ganda. Pada akhirnya sel-sel ini menjadi bentuk benjolan di payudara. Jika benjolan kanker itu tidak dibuang atau terkontrol, sel-sel kanker bisa menyebar metastase pada bagian-bagian tubuh lain. Metastase bisa terjadi pada kelenjar getah bening limfe ketiak ataupun di atas tulang belikat. Selain itu sel-sel kanker bisa bersarang di tulang, paru-paru, hati, kulit, dan bawah kulit.

Related Articles